Rabu, 20 Januari 2016

Pesona air terjun "Telaga Warna" Ampelgading

          Halo pembaca! Apa kabar? Semoga Anda sekalian senantiasa sehat dan dalam perlindungan Tuhan yang Maha Kuasa :) Kali ini saya akan menulis tentang experience saya di "Air Terjun Telaga Warna". Let's begin!




          Air Terjun Telaga Warna yang saya datangi dua hari yang lalu ini berlokasi di Desa Sidorenggo Kecamatan Ampelgading, Dampit Jawa Timur. Mungkin daerah Dampit lebih terkenal dengan air terjun "Coban Sewu"nya itu ya, tapi kemarin lusa saat saya dan teman-teman saya lagi sama-sama libur, kami memutuskan untuk pergi trip ke Telaga Warna ini.

          Kami berangkat pukul 8 pagi (rencana awal berangkat jam 6, tapi pada molor semua) naik motor. Saya, Joe, Samba, dan Redi sudah menyiapkan alat-alat yang akan kami bawa (ex : baju ganti, kompor dan nesting (ala-ala piknik gitu), dan makanan dan air putih).

       Perjalanan ke Desa Sidorenggo diperkirakan sekitar 3 jam kurang lebih (menurut Google Maps).  Dan ternyata sangat jauh sekali pemirsa, pantat saya sampai panas! Sampai di desa Tirtomarto (salah satu desa di Dampit) kami mulai bingung arah menuju Telaga Warna. Kami bertanya ke pak ojek di sekitar situ dan beliau mengarahkan begini "Lurus ae mbak sampek onok tretek kembar, iku wes Sidorenggo, kiro-kiro pitung kiloan" (terjemahan : Lurus saja Mbak sampai ada jalan kembar, itu sudah di Sidorenggo, kira-kira tujuh kilo). Dalam hati saya, wahh masih jauh sekali 7 kilo, tapi tak apalah, ini demi Telaga Warna yang katanya orang-orang masih alami banget.

          Kami sampai di desa Sidorenggo pukul 10.45 kurang lebih. Hampir 3 jam perjalanan. Disana kami disambut oleh warga kampung sekitar Telaga Warna yang sangat ramah. Mereka sangat sopan dan hostingnya bagus banget! Untuk masuk ke Telaga Warna ini tidak dipungut biaya, hanya cukup bayar untuk parkir saja. (motor = Rp. 2000,- dan mobil = Rp. 5000,-)

          Turun menuju Telaga Warna, kami dipandu oleh mas-mas di kampung tersebut, beliau bertindak sebagai tour guide kami. Medan yang kami lalui tidak begitu sulit, hanya saja jalannya terlalu curam, jadi kalau mau kesini hati-hati ya.


Jalannya menuju Telaga Warna seperti ini, sudah berbentuk tangga, tapi curam dan berbelok-belok
. Cont : Saya, Samba

Contributor : Saya, Samba, Redi  Taken by : Joe






          Setelah kurang lebih berpuluh-puluh menit jalanan turun curam, akhirnya kami mulai mendengar bunyi-bunyi air. Wahh sumber air sudah dekat!
Tadaa!! Akhirnya kami sampai di Air Terjun Telaga Warna



Cont : Samba


Cont : Joe

Left to right : Redi, Saya, Samba, Joe

Cont : Saya, Samba

          Airnya benar-benar bening guys, hijau banget, udaranya juga seger. Gak nyesel sumpah jauh-jauh kesini. Dan pas waktu hari itu Telaga Warna pas lagi sepi pengunjungnya hanya kami berempat ketika kami awal sampai (weekday air terjun serasa milik kami berempat).

          Karena kami udah gak sabar kepingin nyicipin air telaga warna, akhirnya byuur, langsung kami mandi dan berenang-renang di telaga tersebut. Airnya seger banget guys! You should try!

Cont : Joe


Cont : Saya, Samba, Joe taken by Redi
































           Setelah capai renang-renang, makan, dan lompat dari tebing akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Perjalanan naik keatas ternyata lebih berat pemirsa, badan udah pegel, loyo, jaded banget deh pkoknya, sampai berkali-kali kami harus beristirahat. Akhirnya sampai juga diatas, kami disambut baik (lagi) oleh warga, kami sempat berbincang-bincang agak lama dengan mereka.

          Pukul 2 lebih kami memutuskan untuk pulang, kami berpamitan dengan warga sekitar, dan tentu saja mas tour guide tadi. See you next time friendly people! (Btw pas pulang kami dikasih oleh-oleh salak pondo oleh warga sekitar, banyak banget!)

Ini mas-mas yang jadi tour guide kami


Kami bersama bapak yang ada di kampung tersebut (sebenarnya banyak orang tapi hanya bapak ini yang mau kami ajak foto)



PS : Kalau ke Telaga Warna dan kalian di tour guide i sama warga sekitar jangan lupa kasih fee ya, ;)



Sampai jumpa di pos selanjutnya, with love, Karina Indra :*
© Karina Indra | Blogger Template by Enny Law